Pancer Tani, Salah Satu Peluang Usaha Petani Muda Desa

Desa Jatidowo selenggarakan penyuluhan bagi para tani desa. Acara ini bertempat di Balai Desa Jatidowo, dan dibuka tepat pukul 19.30 WIB oleh Kepala Desa.

Bekerja sama dengan Syngenta Foundation For Sustainable Agriculture yang merupakan yayasan yang memiliki kantor pusat di Jakarta. Tim yang memberikan penyuluhan ini datang dari team SFSA dari Malang.
SFSA sendiri merupakan foundation yang memberdayakan dan memgedukasi petani dengan macam-macam konsep, khususnya petani yang berada di pedesaan.

Salah satu yang di sampaikan pada petani-petani di Desa Jatidowo ini yakni program Pancer Tani. Pancer tani ini petani muda usia 35 tahun kebawah, yang di tujuannya membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di pedesaan, khususnya para pemuda, baik pria maupun wanita, dalam mengembangkan dan memperkuat pengetahuan pertanian dan bisnis serta kemampuan dan ketrampilan kewirausahaan.

Berbagai layanan ditawarkan program “Pancer Tani”, yang biasanya berawal dari tantangan dan kemudian menjadi peluang bisnis di desa. Dalam melakukan usaha di wadah Pancer Tanu, petani/buruh tani sebagai pemilik “PT” atau Agripreneur juha berinvestasi dalam program tersebut, beberapa skema permodalan, pengidentifikasian jenis usaha atau jasa, melakukan analisa kinerja bisnis, pembuatan rencana bisnis hingga perhitungan pengembalian modal.

Dihadiri oleh kurang lebih 15 orang petani Desa Jatidowo, diharapkan dengan adanya penyuluhan ini muncul petani-petani muda yang siap untuk berwirausaha dan dapat meningkatkan kualitas usaha tani di Desa Jatidowo.

0 Reviews

Write a Review

ngrowomin

Read Previous

Tradisi “Tingkeban Pari” di Balong Kawuk Mengharap Panen Berkah

Read Next

They’re back! Kennedy Darling, LeCras named to Kennedy

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *